'Menyongsong Era Baru Pendidikan Setelah Pandemi'

     Pendidikan merupakan pondasi dalam pembangunan sebuah bangsa. Keberadaan pendidikan sebuah keniscayaan dalam membangun kejayaan generasi penerus untuk terus berkompetitif di era persaingan global. Guru dalam peranannya sebagai orang yang mendidik dan mentransfer prinsip ilmu kepada peserta didik perlu sokongan integritas diri dan lingkungan yang baik. Setelah hampir begitu lama pendidikan Indonesia di tempa gelombang pandemi covid-19 yang menuntut pembelajaran tanpa tatap muka atau pembelajaran online atau daring. Keterampilan dalam membimbing siswa untuk senantiasa hadir dalam pembelajaran ditengah keterbatasan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi para pendidik. Pembelajaran jarak jauh dengan beragam keunikannya menjadikan kita untuk senantiasa siap beradaptasi dengan situasi. Penerapan platform pembelajaran yang berubah dari media tatap muka menjadi tatap online berupa media zoom meeting, edmodo, classroom  dan masih banyak yang lainnya memberikan daya untuk senantiasa berinovasi dalam proses pembelajaran agar siswa tidak kehilangan arah ditengah keterbatasan berinteraksi secara langsung di berbagai jenjang pendidikan. 

    Satu hal yang menyatukan bangsa adalah adanya nilai-nilai utama yang menjadi landasan kepribadian bangsa. Nilai-nilai tersebut disepakati, dipahami, kemudian meresap menjadi acuan dalam kehidupan dan menjadi pedoman dalam segala aktivitas kehidupan termasuk dalam penyelenggaraan negara. Kita memiliki banyak sekali nilai-nilai utama pembentuk kepribadian bangsa, yang terpotret sebagai nilai karakter. Nilai itu bersumber dari Agama, Pancasila, budaya bangsa, dan tujuan pendidikan. Selama ini kita mengenal 18 nilai yakni Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/ Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial,dan Tanggung Jawab. Nilai ini kemudian dikerucutkan lagi menjadi lima nilai: Integritas,Religius, Nasionalis, Mandiri dan Gotong Royong. Penanaman nilai diatas yang merupakan intisari dari ruh pendidikan kita yang harus senantiasa tertanam dalam proses pembelajaran baik dalam era pendemi maupun pasca pandemi sekalipun. Penguatan karakter anak bangsa adalah sebagai modal dalam menyiapkan generasi kuat yang mampu menjadi problem solver 'pemecah masalah'  dalam kehidupan mereka nanti. Semoga kesungguhan guru Indonesia dalam mencerdaskan generasi bangsa menjadi pelita di tengah kegelapan. Sukses terus pendidikan Indonesia.

No comments:

Post a Comment

Mengenal Politik Dalam Islam

Ilmu atau teori politik Islam bersumber dan diderivasi dari Alquran. Mungkin ini dianggap klaim berlebihan, tetapi sebenarnya tidak juga. Se...