Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Manusia Indonesia

 

Keberadaan pendidikan di Indonesia sejatinya memberikan warna dalam perkembangan sejarah bangsa. Peran sekolah dalam mendidik generasi penerus bangsa menjadi wadah penting demi keberlangsungan estafeta pembangunan manusia yang merupakan subyek pembangunan suatu negara dan bangsa. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia yang meningkat pada tahun 2021 menjadi 72,29,  yang meningkat 0,35 poin (0,49 persen) dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang 71,94. Selama 2010-2021 IPM Indonesia rata-rata meningkat 0,76 persen (Badan Pusat Statistik). Kemajuan IPM Indonesia tentunya membawa optimisme bahwa kesadaran dalam pendidikan dan kesehatan sudah memulai membaik terutama pasca pandemi covid-19, walaupun sekarang masih terasa efeknya pada dunia pendidikan khususnya karena di beberapa daerah masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (daring).

Tantangan globalisasi yang begitu kuat dengan diikuti kemajuan teknologi yang begitu masif tentunya memberikan pengaruh yang besar dari segi pola perkembangan anak didik sekarang. Peranan komunikasi guru dan siswa seolah menjadi tersisihkan dengan kesibukan dengan aktivitas bermain handphone yang kebanyakan bukan untuk mencari materi pembelajaran atau mengikuti kelas online. Beberapa sekolah menerapkan pembatasan penggunaan handphone dalam lingkungan belajar di sekolah yang mana dalam aplikasinya masih ada siswa yang curi-curi kesempatan. Dengan melihat kompleksnya berbagai permasalahan pendidikan pada era sekarang tentunya perlu formulasi untuk menjawab bagaimana pendidikan mampu membentuk karakter anak kuat secara keimanan sehingga mempunyai benteng dalam menghalau brain washing (cuci otak). Pembentukan siswa yang mempunyai karakter disiplin, cerdas,  tanggung jawab dan mempunyai rasa nasionalisme hari ini sangat perlu untuk dipikirkan bersama berbagai elemen bangsa untuk bagaimana mempersiapkan generasi yang siap menjawab tantangan zaman ke depan.

Perlu adanya penanaman pola pendidikan karakter diatas saat ini menjadi penting semenjak dari usia dini yang berlanjut sampai pendidikan tinggi akan memberikan dampak perubahan besar dalam kehidupan bangsa. Kita lihat di beberapa negara maju anak usia dini sudah diajarkan untuk membiasakan mandiri dan tanggung jawab dalam berbagai hal. Tentunya pola pendidikan moral harus menjadi isu utama dalam setiap jenjang pendidikan yang kadang ini terlupakan dalam lingkungan sekolah. Padahal moral merupakan hal utama yang melekat pembentukan perilaku peserta didik, yang mana kadang di Indonesia kita hanya fokus pada prestasi akademik semata. (Penulis : Lugina Sariama LM, S.Pd)

 

 

3 comments:

Mengenal Politik Dalam Islam

Ilmu atau teori politik Islam bersumber dan diderivasi dari Alquran. Mungkin ini dianggap klaim berlebihan, tetapi sebenarnya tidak juga. Se...