ZAKARIYYA AR-RAZI Memperkenalkan Kemoterapi

     Zakariya Ar-Razi dianggap salah satu dokter dalam budaya islam dan juga salah satu pendiri kimia modern. Prestasinya dalam kimia membuatnya dijuluki sebagai bapak kimia modern. Sumbangan besar untuk bidang ini menjadi jelas ketika ia membagi bahan-bahan yang dikenal dalam empat kategori;logam, tanaman, hewan dan bahan-bahan derivatif.

    Ar-Razi juga merupakan ilmuwan pertama yang mengekstrak difermentasi alkohol dengan penyulingan bahan tepung dan sakarin. Dengan berbagai percobaan yang dilakukan, Ar-Razi menjadi ilmuwan pertama yang membedakan antara soda dan kalium serta berhasil menyiapkan beberapa cairan beracun dari cuka.

    Pada dasarnya Ar-Razi berpengalaman dalam semua cabang pengetahuan dan berkontribusi secara signifikan dalam dunia kedokteran, kimia, matematika dan sastra.Ar-Razi dilahirkan di Rayy, dekat Taheran, Iran pada 846 M dengan nama lengkap Abu Bakar Muhammad bin Zakaria Ar-Razi. Sejak kecil ia menunjukan minat yang besar terhadap ilmu pengetahuan terutama tentang medis. Di Barat ia terkenal dengan sebutan Razhes.

    Beberapa ilmuwan Barat pun mengakui bahwa Ar-Razi merupakan penggagas ilmu kimia modern. Hal ini dibuktikan denga hasil karya tulis maupun hasil penemuan eksperimennya. Ar-Razi berhasil memberikan informasi lengkap dari beberapa reaksi kimi serta deskripsi dan desain lebih dari dua puluh instrument untuk analisis kimia serta dapat memberikan deskripsi ilmu kimia secara sederhana dan rasional.  Ia juga disebut sebagai orang pertama yang mampu menghasilkan asam sulfat serta beberapa asam lainnya serta penggunaan alkohol untuk fermentasi zat yang manis.

    Maka, tidak heran jika kemoterapi pertama kali diperkenalkan oleh seorang dokter muslim legendaris ini. Kepakaran Al-Razi dalam bidang kedoktran dibuktikan dengan penemuan-penemuannya yang menjadi dasar pengembangan disiplin ini. Dialah orang pertama yang memperkenalkan penggunaan zat-zat kimia dan obat-obatan dalam pengobatan.

    Zat-zat kimia ini meliputi belerang, tembaga, merkuri, dan garam arsenik, sal ammoniac, gold scoria, zat kapur, tanah liat, karang, mutiara, ter, aspal dan alkohol.

    Sumbangan cukup fenomenalnya adalah menemukan teknik jahit luka.Ilmuwan kelahiran Iran tersebut merupakan guru dokter terkenal, Ibnu Sina. Tokoh ilmuwan islam ini tidak tertandingi pada masanya. Di dunia pengobatan ia sangat pandai meramu, , mengenali dan menemukan obat. Ar-Razi selain jadi orang pertama yang membuat jahitan  dengan benang teruat dari serat juga dikenal sebagai seorang pertama yang berhasil membedakan cacar dengan campak.

No comments:

Post a Comment

Mengenal Politik Dalam Islam

Ilmu atau teori politik Islam bersumber dan diderivasi dari Alquran. Mungkin ini dianggap klaim berlebihan, tetapi sebenarnya tidak juga. Se...